Mengembalikan Folder yang hilang karena Virus

pastinya kita sering mengalami data data penting kita di serang oleh Virus. tidak semua jenis serangan virus bersifat merusak. ada jenis serangan virus yang sifatnya menimpa/menyembunyikan.

Cara kerja virus ini sangat sederhana yaitu merubah setiap folder yang ada di komputer atau

flashdisk menjadi file applikasi dengan kapasitas yang digandakan menjadi 32 Kb (tertulis

disaat kita membuka). dan ketika coba di bersihkan menggunakan antivirus dari salah satu

vendor, virus tersebut bisa di hilangkan tetapi effect yang ditimbulkan dari scanning tadi

adalah folder-folder yang terserang virus ini menjadi hilang.


Sebenarnya folder tersebut tidak hilang namun disembunyikan saja. Dan folder yang hilang

tersebut dapat kita kembalikan dengan menggukan perintah attrib pada command prompt.

Cara sangat sederhana sekali namun sebelum mengupas bagaimana mengembalikan Folder

yang hilang tersebut akan kita kupas sedikit tentang attribute ini.

Untuk melihat Properties attribute dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

1. Melalui Windows Prompt

2. Melalui Command Prompt


Command attribute bekerja pada DOS command prompt, memiliki beberapa fungsi salah
satunya adalah untuk menset attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi
attribute :
– read-only file attribute
– Archive file attribute
– System File Attibut
– Hidden File Attribut
Untuk mengembalikan Folder yang hilang tersebut menggunakan cara yang kedua yaitu
melalui command prompt.
Adapun tahapannya adalah sebagai berikut :
1. Klik start
2. Kemudian pilih run
3. Kemudian ketikan kata cmd

4. Selanjutnya akan muncul command prompt

5. Nah inilah bagian yang terpenting dari pembahasan kita kali ini, pada command
prompt ini kita ketikkan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada
properties attribute melalui command prompt.

6. selanjutnya pada pompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan
tentang attribute seperti :
– tanda (+) untuk sets an attribute
– tanda (– ) untuk Clears an attribute
– huruf R untuk read-only file attributes
– huruf A untuk Archive file attribute
– huruf S untuk System file attribute
– huruf H untuk Hidden file attribute
– /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder
yang ada di komputer
– /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri
7. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau
dimana ada Folder yang hilang).
attrib –s –h *.* /S /D

8. Selanjutnya refresh komputer atau semua drive yang ada di komputer kita, hasilnya
adalah BAM !!!, folder yang hilang tersebut muncul kembali.
Jadi sekarang kita tidak perlu khawatir lagi dengan folder yang hilang karena terserang
virus .scr.
Bahkan kita bisa membuka folder orang lain yang di hidden ..

1 Komentar

  1. ukind said,

    12/02/2010 pada 5:01 AM

    mas….
    info2nya di blog ini bagus2
    bisa di submit ke http://lintasberita.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: